Meski Menang, Persiba Bantul Gagal Raih Delapan Besar

BANTUL, Meski mendulang kemenangan 2-0 atas PSMS Medan, Persiba Bantul gagal meraih tiket delapan besar Copa Dji Sam Soe. Persiba tersingkir karena kalah agregat gol 3-5 karena laga sebelumnya mereka kalah 1-5.

Pada duel di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (14/3), tuan rumah harus menang minimal empat gol tanpa balas untuk lolos. Namun, mereka sulit menembus pertahanan tim “Ayam Kinantan” yang memilih bermain bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik dengan mengandalkan pemain lapis kedua.

Persiba menuai gol pertama menit ke-25 melalui sontekan Feri Setyawan. Ardi Suyanto menggandakan gol Persiba di menit ke-50.

Pelatih Persiba Nandar Iskandar, usai pertandingan, mengatakan, anak-anak besutannya sebenarnya punya enam peluang untuk menggetarkan jala gawang lawan. “Tapi ya hanya dua gol tercipta. Anak-anak main bagus, tapi kurang beruntung,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Liestiadi mengatakan, sebelum laga ia menginstruksikan pemain untuk banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik. PSMS sengaja menyimpan tenaga karena pada 17 Maret akan berlaga di Asian Footbal Champion (AFC).

Liestiadi dan Nandar kecewa terhadap kepemimpinan wasit Daryanto. Sebagai wasit yang sudah bersertifikat FIFA, mestinya Daryanto bisa bertindak lebih tegas. “Kami mencatat 2-3 pelanggaran terhadap pemain kami yang mestinya berbuah kartu. Namun, sebenarnya kami menyorot wasit bukan demi tim, tapi keselamatan pemain,” ucapnya.
KOMPAS.com

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: